Minggu, 26 Agustus 2012

CARA MENGHADAPI MUSIBAH

MENGHADAPI MUSIBAH

FIRMAN ALLOH SWT : "DAN SESUNGGUHNYA AKAN KAMI BERIKAN COBAAN KEPADAMU DENGAN SEDIKIT KETAKUTAN, KEKURANGAN HARTA, JIWA DAN BUAH-BUAHAN. DAN BERILAH BERITA GEMBIRA KEPADA ORANG-ORANG YANG SABAR YAITU ORANG YANG APABILA DITIMPA MUSIBAH MEREKA MENGUCAPKAN : "INNA LILLAHI WA INNA ILLAIHI RAAJIUUN." MEREKA ITU YANG MENDAPAT KEBERKATAAN YANG SEMPURNA DAN RAHMAT DARI TUHAN MEREKA DAN MEREKA ITULAH ORANG-ORANG YANG MENDAPAT PETUNJUK". QS. AL BAQARAH 155-157

AKHIR-AKHIR INI BANYAK SEKALI MUSIBAH YANG SEDANG KITA DERITA OLEH MANUSIA. MULAI DARI BENCANA ALAM SEPERTI BANJIR, GEMPA BUMI, DAN KEBAKARAN HUTAN, SAMPAI BENCANA KEMANUSIAAN  SEPERTI PEPERANGAN, BANYAKNYA KECELAKAAN, DAN MERAJALELANYA KEJAHATAN. RANGKAIAN AYAT-AYAT INI MENJELASKAN BAWASANYA ALLOH AKAN SENANTIASA MENGUJI HAMBA-NYA TERUTAMA YANG BERIMAN DENGAN BERBAGAI MACAM COBAAN. MULAI DARI RASA TAKUT, KELAPARAN, KEKURANGAN HARTA BENDA, JIWA DAN BUAH-BUAHAN.

COBAAN MERUPAKAN SUNNAH ILAHIYAH YANG BERLAKU SEJAK DAHULU, ALLOH MENJADIKAN COBAAN SEBAGAI STANDAR BAGI SEMUA MANUSIA TANPA KECUALI SEMENJAK MANUSIA DICIPTAKAN SAMPAI HARI KIAMAT KELAK.
CIRI-CIRI COBAAN :
1. COBAAN HARUS SULIT SEBAB APABILA MUDAH MAKA TIDAK AKAN MEMBAWA PENGARUH BAGI YANG MENERIMANYA,
2. COBAAN BUKAN HAL YANG DILUAR BATAS KEMAMPUAN MANUSIA UNTUK DIHADAPI KARENA TIDAK UNGKIN ALLOH MEMBEBANI MANUSIA DILUAR BATAS KEMAMPUANNYA. SEBAGAIMANA FIRMANNYA :
"ALLOH TIDAK MEMBEBANI SESEORANG MELAINKAN SESUAI DENGAN KEMAMPUANNYA" QS. AL BAQARAH 286
3. COBAAN ADALAH KEPASTIAN HIDUP. ARTINYA SEPANJANG MANUSIA HIDUP DI DUNIA PASTI AKAN MENDAPAT COBAAN 

SELANJUTNYA ALLOH MEMBERI PEDOMAN BAGAIMANA CARA MENGHADAPI COBAAN DENGAN SABAR, HANYA DENGAN SABAR SEMUA COBAAN BISA DIHADAPI, SABAR BUKAN BERARTI TIDAK SEDIH DAN SUSAH, SEDIH DAN SUSAH PASTI KARENA FITRAH DAN PEMBAWAAN JIWA.

ROSULULLOH KETIKA KEMATIAN PUTRANYA IBRAHIM JUGA BERSEDIH BAHKAN SAMPAI MENETESKAN AIR MATA, SAAT ITU BELIAU BERSABDA " MATA MENANGIS, HATI BERDUKA, DAN KAMI TIDAK MENGUCAPKAN KATA KECUALI YANG DIRIDHAI OLEH TUHAN KAMI, SESUNGGUHNYA KAMI SANGAT BERSEDIH, HAI IBRAHIM KARENA BERPISAH DENGANMU"

bersambung,,,,,