Sabtu, 27 Oktober 2012

PERINTAH MENGANGKAT SEORANG AMIR

ALLOH SUBHANAHU WATA'ALA BERFIRMAN :
"HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, TAATLAH KAMU KEPADA ALLOH, DAN TAATLAH KAMU KEPADA ROSUL DAN ULIL AMRI DIANTARA KAMU, MAKA JIKA KAMU BERSELISIH PENDAPAT TENTANG SESUATU MAKA KEMBALIKANLAH KEPADA ALLOH DAN ROSUL, JIKA KAMU BENAR-BENAR BERIMAN KEPADA ALLOH DAN HARI AKHIRAT. YANG DEMIKIAN ITU ADALAH YANG LEBIH BAIK DAN SEBAIK-BAIKNYA PENYELESAIAN (QS. AN-NISA 59)

"DENGARKANLAH DAN TAATILAH SEKALIPUN YANG MEMIMPINMU SEORANG BUDAK HABSY YANG KEPALANYA SEPERTI KISMIS." (H.R. AL-BUKHARI DARI ANAS BIN MALIK, SHAHIH AL-BUKHORI DALAM KITABUL AHKAM : IX/78 DAN MUSLIM SHAHIH : II/130 LAFADZ AL BUKHARI)

"BARANGSIAPA YANG TAAT KEPADAKU, MAKA SUNGGUH IA TAAT KEPADA ALLOH DAN BARANG SIAPA MEMAKSIATIKU MAKA SUNGGUH IA MEMAKSIATI ALLOH. BARANG SIAPA MENTAATI AMIRKU MAKA SUNGGUH IA TELAH MENTAATIKU DAN BARANGSIAPA MEMAKSIATI AMIRKU MAKA IA TELAH MEMAKSIATI AKU" (HR. AL-BUKHORI DARI ABU HURAIARAH, SHAHIH AL-BUKHARI DALAM KITABUL AHKAM : IX/77. 

DALAM RIWAYAT IBNU MAJAH : "DAN BARANGSIAPA MENTAATI IMAM MAKA IA MENTAATIKU DAN BARANGSIAPA YANG MEMAKSIATI IMAM MAKA SUNGGUH IA TELAH MEMAKSIATIKU." (HR. IBNU MAJAH, SUNAN IBNU MAJAH DALAM BAB THA'ATUL IMAM : II/201)
Posting Komentar